Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2022

BEDA PANDANGAN ALLAH SWT DAN MUHAMMAD SAW SOAL MIRAS

Ada dualisme atau ambivalensi pandangan islam tentang miras. Di satu sisi miras dianggap sebagai perbuatan setan (QS al-Maidah: 90), namun di sisi lain Allah sendiri menyediakan miras di sorga, khusus bagi umat-Nya yang takwa (QS. As-Saffat: 45; QS Muhammad: 15 dan QS al-Buruj: 25). Di satu pihak Allah melarang miras (QS al-Maidah: 90), tetapi di lain pihak Allah membolehkan umat-Nya memproduksi dan menjual miras (QS an-Nahl: 67) demi razeki. Dengan membolehkan memproduksi dan menjual miras, secara tidak langsung Allah mengizinkan perbuatan setan dilakukan umat-Nya. Aneh dan lucu!

MENGGUGAT ARGUMEN-ARGUMEN KONTRA TERORISME

  Tak bisa dipungkiri terorisme dewasa kini selalu diidentikkan dengan islam. Hal ini dapat dimaklumi bukan saja karena para pelaku teror itu adalah pemeluk islam, tetapi juga terorisme itu berideologi islam. Dengan kata lain, aksi terorisme didasarkan pada ajaran agama. Robert Spencer, dalam bukunya The Truth About Muhammad , mengatakan bahwa orang muslim pendukung teror hanyalah sebuah minoritas kecil, tapi justru mereka ini mengontrol kepemimpinan mayoritas muslim. Ternyata mayoritas muslim yang menolak kekerasan/jihad tidak dapat melakukan apa-apa untuk menyingkirkan mereka.

KAJIAN ISLAM ATAS AYAT-AYAT TAUHID DALAM ALQUR'AN

  Agama islam, oleh umat islam sendiri, sering disebut sebagai agama tauhid. Tak sedikit umat islam menyombongkan diri bahwa agamanya merupakan satu-satunya agama tauhid. Dasar penyebutan islam sebagai agama tauhid adalah  Alqur'an . Karena  Alqur'an  itu merupakan wahyu langsung dari Allah, maka dapatlah dikatakan Allah sendiri yang menyebut bahwa islam itu agama tauhid. Apa itu tauhid?

INI ALASAN TAK ADA PERKOSAAN TKW DI ARAB SAUDI

Sudah sering kita dengar kisah pilu para tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di negara Arab Saudi. Mereka disiksa sampai ada yang mengalami cacat fisik. Tak sedikit juga TKW itu diperkosa (menurut standar umum). Bahkan ada di antara mereka yang meregang nyawa. Derita pilu yang dialami para TKW ini ironisnya terjadi di sebuah negara yang berlandaskan pada ajaran agama, yaitu agama islam. Mirisnya lagi, para korban kekerasan dalam rumah tangga itu umumnya beragama islam.

KAJIAN ISLAM ATAS AYAT-AYAT MEMBUNUH DALAM ALQUR'AN

  Kitab suci umat islam adalah  Alqur'an . Umat islam yakin bahwa kitab sucinya berasal langsung dari Allah, tanpa perantara. Apa yang tertulis dalam  Alqur'an  merupakan kata-kata Allah sendiri, bukan perkataan manusia. Oleh umat islam  Alqur'an  dijadikan pedoman yang menuntun setiap umat islam. Karena itu, tidak heran jika ada orang mengatakan bahwa radikalisme dan kekerasan yang selalu dikaitkan dengan islam mendapat pendasarannya dalam  Alqur'an . Dengan kata lain,  Alqur'an  memang mengajarkan umat islam untuk bertindak keras, kejam bahkan biadab. Salah satu bentuk kekejaman itu adalah membunuh.

KAJIAN ISLAM ATAS AYAT-AYAT CINTA DALAM ALQUR'AN

  Dewasa kini agama islam sudah dikenal sebagai agama teror, agama yang penuh dengan kekerasan. Sekalipun umat islam membantahnya, baik eksplisit maupun implisit, sudah diakui bahwa radikalisme diidentikkan dengan agama islam. Semua itu selalu dikaitkan dengan islam karena demikianlah ajarannya. Hal inilah membuat tak sedikit orang menilai bahwa tak ada kasih dalam ajaran islam. Akan tetapi, banyak tokoh islam menyanggah penilaian tersebut bahkan tudingan bahwa islam dikaitkan dengan terorisme dan radikalisme. Umumnya mereka berasionalisasi bahwa terorisme dan radikalisme ada pada penganut agama lain, meski mereka lupa bahwa terorisme dan radikalisme islam berakar pada ajaran agamanya.

KAJIAN ISLAM ATAS SURAH AL-FATIHAH

  Di kalangan ulama dan pakar islam, surah al-Fatihah ini dikenal sebagai mother of the qur’an, ibunya Al q ur’an. Salah satu peran atau fungsi ibu adalah melahirkan. Karena itu, mother of the qur’an dimaknai sebagai surah yang melahirkan surah-surah lain yang ada dalam Al q ur’an. Mungkin artinya bahwa wahyu-wahyu Allah yang ada di surah ke-2 hingga ke-114 merupakan penjabaran dari isi surah al-Fatihah. Atau dengan perkataan lain, surah al-Fatihah menjadi dasar pijak surah-surah lainnya.

KAJIAN ISLAM ATAS AYAT-AYAT PERANG DALAM ALQUR'AN

  Terorisme dan radikalisme, dengan segala kekerasannya, sepertinya sudah melekat erat pada islam. Setiap kali muncul aksi terorisme, radikalisme dan intoleransi selalu saja nama islam islam terbawa, baik itu lewat para pelakunya maupun atribut-atribut yang menyertainya. Memang banyak umat islam, termasuk tokoh agamanya, menolak kaitan terorisme dan radikalisme dengan agama islam. Sering keluar pernyataan bahwa islam itu agama damai dan terorisme itu bukan islam. Sayangnya, publik tak bisa dibohongi. Semua orang tahu bahwa ajaran agama selalu mengacu pada kitab suci. Dan banyak orang yang sudah membaca  Alqur'an  tidak serta merta percaya bantahan tokoh-tokoh islam itu. Mereka lebih percaya kalau memang islam itu agama teroris dan intoleran, karena ada begitu banyak perintah terkait dengan hal tersebut yang tersebar dalam  Alqur'an . Salah satu perintahnya adalah perang.

BENARKAH ISLAM MENGHORMATI PERBEDAAN

Gerakan radikalisme, fanatisme dan/atau bahkan ekstremisme seringkali diidentikkan dengan intoleransi. Tidak ada semangat toleransi dalam setiap gerakan radikalisme (ekstremisme). Gerakan ini selalu melihat kelompoknya yang baik dan benar sedangkan kelompok lain salah dan tidak baik sehingga harus disingkirkan bahkan dimusnahkan. Dengan kata lain, semangat yang diusung oleh gerakan radikal adalah semangat menghapus keragaman sehingga muncul keseragaman.