Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

INILAH GAMBARAN KEKRISTENAN MENURUT ISLAM

Saya lahir dan dibesarkan di Mesir, jantung dunia Islam dan Arab. Selama hidup di Mesir saya mendengar tentang kekristenan berasal dua sumber, yaitu dari Al-Azhar dimana saya belajar Islam dan agama lain, dan dari keluarga saya, tetangga, lingkungan dan media masa. Kedua sumber itu menyajikan kekristenan palsu, bukan kekristenan sejati yang saya temukan sejak bertemu Tuhan Yesus Kristus. Mereka tidak menyajikan kekristenan seperti yang diketahui dan dipercayai orang Kristen. Mereka menyajikan kekristenan seperti apa yang digambarkan oleh ayat-ayat Alquran dan pengajaran Islam. Mesir adalah rumah bagi denominasi Kristen yang sangat besar, yang mempunyai jutaan jemaat. Gereja ini memiliki ribuan cabang di berbagai kota dan desa di Mesir. Mereka tinggal di lingkungan saya, bekerja di pusat bisnis dan supermarket, bahkan di gedung pemerintahan. Namun tak ada seorang Kristenpun yang mencoba berbicara pada saya tentang Yesus Kristusnya dan iman Kristennya kecuali apoteker yang memberikan...

CARA ISLAM MENYELESAIKAN KASUS ZINAH

UMAR bin Al-Khattab adalah kekalifahan kedua dalam sejarah Islam pasca nabi Muhammad meninggal tahun 632. Dia menggantikan Abu Bakar, yang dipilih sebagai kalifah pertama (632 – 634). Masa kekuasaannya berlangsung 10 tahun. Sama seperti Abu Bakar, akhir hidup Umar juga tragis, yaitu dibunuh oleh mereka yang ingin membalas dendam atas kebiadaban Umar dan tentara islam. Nasib kedua sahabat nabi ini tak jauh beda dengan sang teladan mereka, yakni Nabi Muhammad. Hanya Muhammad bernasib sedikit lebih baik. Sebagaimana diketahui, nabi Muhammad pun nyaris mati dibunuh oleh isteri Yahudinya, yang semua anggota keluarga, termasuk suaminya dibunuh oleh pasukan Muhammad. Jadi, pembunuhan ini terjadi sebagai aksi balas dendam. Adanya dendam karena adanya kejahatan. Tak mungkin orang menaruh dendam kepada kebaikan.

MENGENAL KARAKTER UMAT ISLAM DALAM ALKITAB

Islam, Yahudi dan Kristen dikenal sebagai agama Samawi. Dari etimologinya, kata  samawi  (kata adjektif) memiliki arti “berhubungan dengan langit”. Jika ditambahkan dengan kata  agama,  menjadi agama samawi, maka dapat dimengerti sebagai agama dari langit. Hal ini didasarkan pada keyakinan bahwa ketiga agama itu dibangun berdasarkan wahyu Allah melalui para malaikat (dari langit) dan diteruskan oleh para nabi.

MELIHAT ISI BUKU “PERANG SUCI”

Fenomena kekerasan dengan mengatas-namakan agama dan Tuhan menjadi suatu keprihatinan bagi Karen Armstrong . Keprihatinan Karen ini dituangkan dalam bukunya Holy War: The Crusades and Their Impact on Today’s World, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1988 di Inggris (hlm 9). Dalam bukunya ini Armstrong memaparkan kisah detail perang salib dengan akar pemicu dan dampaknya bagi relasi umat islam dan kristen dewasa ini. Armstrong mengawali ulasannya dari peristiwa Perang Salib pertama yang diserukan oleh Paus Urbanus II pada tanggal 25 November 1095 (Bab I, hlm 27 – 94). Bagi Armstrong, perang salib ini menimbulkan luka dan kebencian yang tak terdamaikan pada tiga agama Samawi ini, yang darinya melahirkan prasangka-prasangka (hlm 12). Armstrong menilai bahwa perang salib berkaitan erat dengan konflik modern dan hubungan yang tegang selama bertahun-tahun di antara agama Yahudi, Islam dan Kristen. Karena itulah, Armstrong berkesimpulan bahwa “Perang Salib adalah salah satu sebab langs...

MEMBACA BUKU “MEMBEDAH ASAL-USUL AL-QURAN”

Umumnya umat islam yakin dan percaya bahwa a l q uran merupakan kitab suci yang ditulis oleh Allah, atau setidaknya langsung berasal dari Allah. Karena Allah itu adalah suci, maka apa yang berasal daripada-Nya juga adalah suci, termasuk a l q uran. Karena itu, umat islam menaruh rasa hormat yang tinggi terhadap a l q uran, dan berpendapat bahwa pelecehan terhadapnya adalah berarti pelecehan terhadap martabat luhur Allah. Buku Ibn Warraq berjudul “Membedah Asal-Usul Al-Quran” atau dalam edisi bahasa Inggrisnya: The Origins of the Koran, Classic Essays on Islam’s Holy Book, mencoba membuka wawasan kita perihal a l q uran. Membaca buku ini, kita dapat menemukan salah satu titik berangkat Ibn Warraq dalam menulis bukunya ini, yaitu benarkah a l q uran itu berasal dari Allah. Dalam pertanyaan tersebut sudah terkandung keraguan; dan keraguan itulah yang hendak dijawab. Buku “Membedah Asal-Usul Al-Quran” dikemas dalam ukuran mini. Semua uraian ditulis dalam 38 halaman. Bahasa Indon...

MEMAHAMI FATWA MUI TENTANG NIKAH BEDA AGAMA

Dalam Musyawarah Nasional VII, yang diadakan pada 26 – 29 Juli 2005, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa tentang perkawinan beda agama. Keputusan, yang dituangkan dalam fatwa no. 4/MUNAS VII/MUI/8/2005 (teks lengkapnya dapat dibaca di sini ) itu, ditetapkan di Jakarta pada 28 Juli 2005. Dalam keputusan itu ditetapkan 2 keputusan, yaitu: 1.     Perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah. 2.     Perkawinan laki-laki muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu’tamad , adalah haram dan tidak sah.