Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2023

BEGINILAH AJARAN ISLAM TENTANG RAMBUT WANITA

  Agama islam percaya bahwa Allah SWT menciptakan laki-laki dan wanita, lengkap dengan “hiasan” yang melekat dengan tubuhnya . Sekalipun Allah SWT menciptakan perempuan, namun tak dapat disangkal bahwa perempuan termasuk makhluk yang menggagalkan doa seorang muslim. Hadis Sahih Bukhari mengatakan ada tiga hal yang menghalangi doa, yaitu iblis, anjing dan wanita.

TELAAH LOGIS ATAS AYAT-AYAT JADINYA MANUSIA

Alqur’an merupakan pusat spiritualitas islam. Umat islam menyakini Alqur’an langsung berasal dari Allah SWT. Apa yang tertulis dalam Alqur’an dilihat dan dipercaya merupakan kata-kata Allah sendiri. Karena itu, umat islam menaruh rasa hormat yang sangat tinggi terhadap Alqur’an sebab di sana hadir Allah SWT. Penghinaan terhadap Alqur’an dinilai sebagai bentuk penghinaan kepada Allah SWT, dan orang yang melakukan hal itu wajib dihukum. Mereka mendapat dua hukuman, yaitu di dunia dan di akhirat. Allah sendiri sudah memberikan bentuk hukuman tersebut (QS al-Maidah: 33), dan umat islam wajib melaksanakannya. Hukuman di dunia adalah: dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka secara silang, atau diasingkan dari tempat kediamannya. Sedangkan hukuman di akhirat adalah azab yang besar.

TAUSIYAH DAN HILANGNYA AKAL SEHAT

  Belum lama ini jagat net atau sosial media diramaikan dengan persoalan kotbah atau ceramah keagamaan (tausiyah) dari beberapa ustad. Ada yang melarang lagu kebangsaan Indonesia Raja atau lagu “naik-naik ke puncak gunung”. Ada ustad yang melarang umat islam menyimpan dalam rumahnya patung atau gambar manusia. Ada juga ustad yang mengatakan pada salib ada jin kafir. Yang sedikit mesum adalah ajaran bahwa pria muslim boleh bersetubuh dengan budak perempuan sekalipun tidak dalam ikatan perkawinan. Masih banyak ceramah ustad yang bagi “orang waras” sungguh tak masuk di akal.

INILAH AYAT-AYAT TERJADINYA MANUSIA DALAM ALQUR'AN

  Umat islam sungguh yakin kalau Alqur’an merupakan kitab yang berasal langsung dari Allah SWT. Apa yang tertulis dalam kitab itu dipercaya sebagai kata-kata atau wahyu Allah SWT. Dasar keyakinan ini ada dalam Alqur’an sendiri. Beberapa ayat Alqur’an telah menyatakan bahwa Allah-lah yang menurunkan Alqur’an ini (sekedar menyebut beberapa, QS al-Baqarah : 4; QS Ali Imran : 3; QS; an-Nisa : 105; QS al-Maidah : 48; QS ar-Rad : 1; QS an-Nahl : 89; QS al-Kahf : 1 ). Umat islam juga sungguh yakin dan percaya bahwa Allah SWT itu maha benar dan maha tahu. Karena itulah, umat islam percaya apa yang dikatakan dalam Alqur’an bahwa Alqur’an merupakan kebenaran yang meyakinkan (QS al-Haqqah: 51).

DARI JILBAB HINGGA CADAR

  Jilbab sudah selalu diidentikkan dengan pakaian untuk wanita islam. Karena itu, setiap kali melihat perempuan mengenakan jilbab, orang langsung menyimpulkan bahwa perempuan itu adalah islam. Berbeda dengan cadar. Selain diidentikkan dengan islam, cadar juga sering dikaitkan dengan islam radikal. Sementara islam radikal selalu dikaitkan dengan kelompok islam ekstrem, termasuk para teroris. Karena itu, p asca serangan islam teroris, sering muncul sebuah sosial eksperimen , dimana seorang muslimah bercadar hadir dengan pesan: “Peluklah aku, jika kau merasa nyaman.” Mereka mau membuktikan bahwa mereka bukanlah sekelompok teroris yang menakutkan. Dengan kata lain, mereka mau menghilangkan  image  masyarakat bahwa muslimah bercadar adalah kelompok islam radikal yang harus dicurigai, diwaspadai atau ditakuti.

APAKAH MUHAMMAD ALAMI GANGGUAN KEPRIBADIAN NARSISTIK

  Narsistik adalah kondisi gangguan kepribadian dimana seseorang akan menganggap dirinya sangat penting dan harus dikagumi. Seorang narsistik biasanya merasa bahwa dirinya memiliki pencapaian yang luar biasa dan lebih baik dari orang lain dan merasa bangga secara berlebihan pada dirinya, meski pencapaian yang dimiliki biasa saja. Pengidap narsistik juga biasanya mempunyai tingkat empati yang rendah kepada orang lain, dan menganggap dirinya memiliki kepentingan yang lebih tinggi dari orang lain. Pengidap gangguan kepribadian narsistik memiliki perasaan yang mudah tersinggung dan bisa dengan mudah merasakan depresi ketika mereka dikritik oleh orang lain, meskipun mereka memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

INILAH AJARAN ISLAM TENTANG ISTRI

  Menikah dan hidup berkeluarga merupakan kerinduan setiap manusia. Agama menghendaki agar pria dan wanita saling mencintai dan hidup bersama dalam satu rumah tangga menjadi suami dan isteri. Menikah dan hidup berkeluarga, dalam islam, merupakan ibadah. Tentulah harapan setiap orang yang mau menikah adalah kebahagiaan bersama, suami dan isteri. Kebahagiaan itu tidak harus ditentukan dari banyaknya harga kekayaan atau suksesnya karier pekerjaan.  Dalam banyak budaya, sering terlihat bahwa isteri masih menduduki kelas dua dalam keluarga. Tidak ada kesetaraan antara suami dan isteri. Hal-hal ini kerap berujung pada kekerasan dalam rumah tangga. Bagaimana sebenarnya pandangan islam tentang isteri?

MEMPERTANYAKAN KONSEP TAUHID ISLAM

Tauhid merupakan konsep teologis dalam islam yang meyakini bahwa Allah itu esa. Kata ‘esa’ di sini dipahami sebagai ‘satu’. Karena itu, umat islam percaya bahwa Allah itu hanya SATU. Dan umat islam percaya hanya kepada SATU Tuhan, yang biasa disapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Dasar ketauhidan islam ini adalah perkataan Allah SWT dimana “tidak ada tuhan selain Dia” (QS al-Baqarah: 255; QS Ali Imran: 2; bdk. QS al-Ikhlas: 1). Jadi, kepercayaan umat islam bahwa Allahnya itu satu hanya didasarkan pada perkataan Allah sendiri. Hanya Allah SWT saja satu-satunya Allah. Tidak ada lain lagi.

KEBENARAN ALQUR'AN MEMBINGUNGKAN

  Alqur'an adalah kitab suci yang berisi kata-kata Allah SWT. Umat islam biasa menyebut Kalam Allah. Kata-kata atau wahyu Allah ini diberikan kepada nabi Muhammad SAW secara langsung. Dalam surah az-Zumar, Allah berfirman, “Kitab (Alqur'an) ini diturunkan oleh Allah Yang Mahamulia, Mahabijaksana.” (ayat 1). Selanjutnya dalam ayat 2 dikatakan, “Sesungguhnya Kami menurunkan Kitab (Alqur'an) kepadamu (Muhammad) dengan (membawa) kebenaran.” Ayat 2 ini setidaknya menegaskan 3 hal, yaitu sumber, alamat tujuan (kepada siapa ditujukan) dan isi. Kitab itu (Alqur'an) bersumber dari Allah SWT, ditujukan kepada Muhammad, dan isinya adalah kebenaran. Sumber dan isi dari kitab itu (Alqur'an) memang tak bisa dipisahkan. Kebenaran selalu berkaitan sangat erat dengan Allah, karena kebenaran itu bersumber dari Allah. Hanya Allah saja yang memegang kebenaran sejati. Karena itu, Allah mempunyai sifat mahabenar. Karena Allah itu mahabenar, maka Alqur'an yang berasal dari-Nya pun m...

BENARKAH ALQUR'AN DARI SORGA?

  Dulu sering dikatakan bahwa kitab suci orang islam itu berbeda dari kitab suci orang kristen dan Yahudi, sekalipun ketiga agama ini masuk dalam satu rumpun, yaitu agama samawi. Jika kitab suci orang Yahudi dan kristen itu ditulis oleh manusia, atas inspirasi Roh Kudus, kitab suci umat islam, yakni Alqur'an, langsung diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad. Surah as-Sajdah ayat 2 dan surah az-Zumar ayat 1 – 2, 41 menegaskan akan hal tersebut. Alqur'an yang sekarang ini merupakan bentuk asli (tulisannya) sejak diwahyukan Allah kepada Muhammad.  Karena itu, bagi umat islam Alqur'an adalah kitab yang paling suci di antara yang tersuci, sehingga kitab ini tidak boleh diletakkan di bawah buku lain, dilarang merokok atau melakukan aktivitas lain saat membacanya. Singkat kata, orang harus menaruh hormat kepadanya, karena Alqur'an adalah benar-banar suci.

INILAH AYAT SURGA DAN NERAKA DALAM ALQUR’AN

  Al q ur’an adalah pedoman yang menuntun umat islam menuju surga dan menghindar agar tidak masuk neraka. Dapat dikatakan bahwa konsep surga dan neraka tak jauh beda dengan konsep reward and punishment dalam dunia psikologi, dan biasa diterapkan orangtua terhadap anak-anak mereka. Surga disiapkan untuk orang islam yang takwa dan melaksanakan kehendak/perintah Allah SWT serta berbuat kebajikan, sedangkan neraka dikhususkan untuk orang-orang durhaka, yang jauh dari perintah Allah. Dalam Al q ur’an, neraka itu pertama-tama diisi oleh orang kafir, lalu orang islam yang tidak melaksanakan kewajiban-kewajiban islamnya. Mereka ini dikenal dengan sebutan kaum fasik atau kaum munafik.

KAJIAN ISLAM ATAS SURAH ALI IMRAN AYAT 108

  Itulah ayat-ayat Allah yang Kami bacakan kepada kamu dengan benar, dan Allah tidak berkehendak menzalimi (siapa pun) di seluruh alam. (QS 3: 108) Umat islam percaya bahwa Alqur’an yang sekarang ini merupakan kumpulan wahyu Allah, yang secara langsung disampaikan kepada nabi Muhammad. Dasar keyakinan bahwa Alqur’an adalah kitab yang berasal dari Allah terdapat dalam Alqur’an sendiri. Artinya, Allah sendiri sudah mengatakan bahwa kitab itu datang dari-Nya; bahwa Dia menyampaikan langsung kepada Muhammad. Kurang lebih prosesnya sebagai berikut: Allah berfirman dan Muhammad mendengarkan, lalu meminta orang untuk menuliskan kembali apa yang didengarnya. Tulisan-tulisan wahyu Allah itu tersebar di banyak benda seperti kulit hewan, kayu atau daun. Setelah sekian lama, tulisan-tulisan itu dikumpulkan, dan jadilah Alqur’an seperti sekarang ini. Jadi, apa yang tertulis di dalam Alqur’an diyakini sebagai kata-kata Allah sendiri, sehingga pelecehan terhadapnya akan dilihat sebagai penista...

KAJIAN ISLAM ATAS SURAH ALI IMRAN AYAT 81

  Dan (ingatlah), ketika Allah mengambil perjanjian dari para nabi, “Manakala Aku memberikan kitab dan hikmah kepadamu lalu datang kepada kamu seorang Rasul yang membenarkan apa yang ada pada kamu, niscaya kamu akan sungguh-sungguh beriman kepadanya dan menolongnya.” (QS 3: 81) Alqur’an merupakan pusat spiritualitas umat islam. Di sana mereka tidak hanya mengenal Allah yang diimani dan disembah, tetapi juga mendapatkan pedoman dan tuntunan hidup yang akan menghantar mereka ke surga. Alqur’an biasa dijadikan rujukan umat islam untuk bersikap dan bertindak dalam hidup keseharian, selain hadis. Umat islam menyakini Alqur’an langsung berasal dari Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW. Keyakinan ini didasarkan pada pernyataan Allah sendiri, yang dapat dibaca dalam Alqur’an. Jadi, Allah sendiri telah menyatakan bahwa Alqur’an merupakan perkataan-Nya , sehingga apa yang tertulis di dalamnya diyakini sebagai kata-kata Allah sendiri . Hal ini yang membuat Alqur’an dihormati sebagai se...

KAJIAN ISLAM ATAS SURAH ALI IMRAN AYAT 6

  Dialah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia. (QS 3: 6) Alqur’an merupakan pusat spiritualitas umat islam. Di sana mereka tidak hanya mengenal Allah yang diimani dan disembah, tetapi juga mendapatkan pedoman dan tuntunan hidup yang akan menghantar mereka ke surga. Alqur’an biasa dijadikan rujukan umat islam untuk bersikap dan bertindak dalam hidup keseharian, selain hadis. Umat islam menyakini Alqur’an langsung berasal dari Allah SWT kepada nabi Muhammad SAW. Keyakinan ini didasarkan pada pernyataan Allah sendiri, yang dapat dibaca dalam beberapa surah Alqur’an. Jadi, Allah sendiri telah menyatakan bahwa Alqur’an merupakan perkataan-Nya , sehingga ia dikenal juga sebagai kalam Allah. Karena itu, Alqur’an dihormati sebagai sesuatu yang suci, karena Allah sendiri adalah mahasuci. Pelecehan terhadap Alqur’an sama saja dengan pelecehan kepada Allah atau penyerangan terhadap keluhuran Allah. Orang yang melakukan hal itu haru...

INILAH AYAT-AYAT NERAKA DALAM ALQUR'AN

  Alqur’an diyakini sungguh oleh umat islam sebagai kitab yang berasal langsung dari Allah SWT. Apa yang tertulis dalam kitab itu dipercaya sebagai kata-kata atau wahyu Allah SWT. Dasar keyakinan ini adalah Alqur’an sendiri. Beberapa ayat Alqur’an telah menyatakan bahwa Allah-lah yang menurunkan Alqur’an ini (sekedar menyebut beberapa, QS al-Baqarah : 4; QS Ali Imran : 3; QS; an-Nisa : 105; QS al-Maidah : 48; QS ar-Rad : 1; QS an-Nahl : 89; QS al-Kahf : 1 ). Umat islam juga sungguh yakin dan percaya bahwa Allah SWT itu maha benar dan maha tahu. Karena itulah, umat islam percaya apa yang dikatakan bahwa Alqur’an merupakan kebenaran yang meyakinkan (QS al-Haqqah: 51).