TERKAIT dengan produk makanan, hanya agama islam yang sibuk dengan sertifikasi halal. Semua produk makanan yang bersifat publik harus melalui proses untuk mendapatkan sertifikasi halal. Selalu dikatakan bahwa hal ini bertujuan untuk melindungi umat islam. Secara sederhana dapat dikatakan adalah tugas dan tanggung jawab otoritas islam untuk melihat apakah produk makanan yang ada memenuhi standar islam terkait kehalalannya atau tidak. Kehalalan suatu produk makanan selalu dikaitkan dan dikonfrontasikan dengan keharamannya. Artinya, produk makanan yang tidak mendapat sertifikasi halal bisa dikatakan bahwa produk itu haram bagi umat islam.
Agama islam percaya bahwa Allah SWT menciptakan laki-laki dan wanita, lengkap dengan “hiasan” yang melekat dengan tubuhnya . Sekalipun Allah SWT menciptakan perempuan, namun tak dapat disangkal bahwa perempuan termasuk makhluk yang menggagalkan doa seorang muslim. Hadis Sahih Bukhari mengatakan ada tiga hal yang menghalangi doa, yaitu iblis, anjing dan wanita.
Sumber utama hukum dan ajaran agama islam ada di dalam Alqur’an dan Hadis. Jika Alqur’an diyakini berasal langsung dari Allah, Hadis merupakan kumpulan tulisan tentang cara hidup, perkataan dan perbuatan Muhammad sebagai teladan agung. Jadi, apa yang dikatakan dan apa yang dilakukan Muhammad harus dilakukan atau dipraktekkan oleh umat islam. Dari sanalah pahala mengalir.
Komentar
Posting Komentar